Monday, February 26, 2024

Mulai Lesu, Harga Emas Antam Turun Hari Ini


 

Kontakperkasa Futures - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Senin (26/2/2024) pagi, turun Rp 1.000 menjadi Rp 1.135.000 per gram. Sebelumnya, harga emas batangan berada di posisi Rp 1.136.000 per gram pada Sabtu (24/2/2024).

Harga jual kembali (buyback) emas batangan juga turun Rp 1.000 menjadi Rp 1.027.000 per gram sama dibandingkan harga buyback pada Sabtu (24/2/2024) senilai Rp 1.028.000 per gram.

Kenaikan Indeks Saham AS Masih Kuat, Harga Emas Antam Kembali Naik Hari Ini
Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK No. 34/PMK.10/2017. Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp 10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP. PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

Berikut harga pecahan emas batangan yang tercatat di Logam Mulia Antam pada Senin (26/2/2024):


 
- Harga emas 0,5 gram: Rp 617.500

- Harga emas 1 gram: Rp 1.135.000

- Harga emas 2 gram: Rp 2.210.000

- Harga emas 3 gram: Rp 3.290.000

- Harga emas 5 gram: Rp 5.450.000

- Harga emas 10 gram: Rp 10.845.000

- Harga emas 25 gram: Rp 26.987.000

- Harga emas 50 gram: Rp 53.895.000

- Harga emas 100 gram: Rp 107.712.000

- Harga emas 250 gram: Rp 269.015.000

- Harga emas 500 gram: Rp 537.820.000

- Harga emas 1.000 gram: Rp 1.075.600.000. - Kontakperkasa Futures

Sumber : republika.co.id

Friday, February 16, 2024

Harga Emas Antam Naik Lagi, Segram Jadi Rp1.118.000

 


PT Kontakperkasa Futures - Harga emas PT Aneka Tambang (Antam) naik lagi hari ini. Terpantau emas Antam naik Rp3.000 menjadi Rp1.118.000 per gram.

Sejalan dengan harga emas, untuk buyback atau harga yang didapat jika pemilik emas ingin menjual emas batangan, juga naik Rp3.000 ke level Rp1.010.000 per gram.

Mengutip laman logammulia.com, cetakan emas terkecil yakni 0,5 gram, berada di level Rp609.000. Sedangkan, untuk satuan 5 gram, dihargai Rp5.365.000, dan 10 gram Rp10.675.000.
 
Lebih lanjut, untuk harga emas 50 gram dijual sebesar Rp53.045.000. Sementara untuk ukuran emas yang terbesar, yakni 500 gram dan 1.000 gram masing-masing dibanderol sebesar Rp529.320.000 dan Rp1.058.600.000.

Sebagai informasi, harga emas Antam tersebut berlaku di kantor Antam Pulogadung, Jakarta.

Adapun sesuai dengan PMK No. 34/PMK 10/2017 pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,9%.

Jika ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah, yaitu sebesar 0,45%, sertakan nomor NPWP setiap kali transaksi.

Berikut rincian harga pecahan emas batangan Antam hari ini:

Emas 0,5 gram: Rp609.000

Emas 1 gram: Rp1.118.000

Emas 2 gram: Rp2.176.000

Emas 3 gram: Rp3.239.000

Emas 5 gram: Rp5.365.000

Emas 10 gram: Rp10.675.000

Emas 25 gram: Rp26.562.000

Emas 50 gram: Rp53.045.000

Emas 100 gram: Rp106.012.000

Emas 250 gram: Rp264.765.000

Emas 500 gram: Rp529.320.000

Emas 1.000 gram: Rp1.058.600.000 - PT Kontakperkasa Futures

Sumber : okezone.com

Monday, February 12, 2024

Bursa Asia Sepi Karena Masih Banyak yang Libur, IHSG Bisa Sumringah?

 


PT Kontakperkasa Futures - Perdagangan pasar saham di Asia-Pasifik pada Senin (12/2/2024) hari ini secara mayoritas masih libur dalam rangka Imlek 2024, di mana hanya beberapa yang sudah dibuka.
Hanya indeks Nikkei 225 Jepang dan ASX 200 Australia yang sudah dibuka perdagangannya pada hari ini. Nikkei naik 0,1%, sedangkan ASX turun 0,15%.

Sedangkan untuk pasar saham China, Hong Kong, Singapura, dan Korea Selatan tidak dibuka karena masih libur dalam rangka Imlek.

Khusus China, libur Imlek akan terjadi sepanjang pekan ini dan baru kembali dibuka pada Senin pekan depan, sehingga sentimen pasar dari China cenderung sepi pada pekan ini.

Di lain sisi, saat pasar saham Asia-Pasifik masih banyak yang libur dalam rangka Imlek, bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street pada perdagangan Jumat pekan lalu ditutup bervariasi dengan mayoritas menguat.

Pada perdagangan Jumat pekan lalu, indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutupmelemah 0,14%. Namun untuk indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite ditutup menguat. S&P 500 menguat 0,57%, sedangkan Nasdaq berakhir melonjak 1,25%.

Musim penghasilan yang solid, data inflasi yang membaik, dan ekonomi yang tangguh telah memperkuat reli pasar 2024. Ini juga mendorong S&P untuk ditutup di atas level 5,000 setelah pertama kali menyentuh tonggak tersebut selama sesi Kamis pekan lalu. Indeks ini pertama kali mencapai 4,000 pada April 2021.

Penurunan revisi indeks harga konsumen Desember juga memberikan sentimen positif. Pemerintah menyesuaikan angka tersebut menjadi kenaikan 0,2%, turun dari kenaikan 0,3% yang pertama kali dilaporkan. Angka inflasi inti, yang tidak termasuk makanan dan energi, tetap sama. Data CPI Januari dijadwalkan akan dirilis minggu depan.

Saham teknologi berkapitalisasi pasar jumbo di AS (mega cap) kembali menguat pada Jumat pekan lalu dan turut menyumbang pada kenaikan S&P di atas 5,000.

Saham Nvidia melonjak 3,6%, sedangkan saham Alphabet melesat lebih dari 2%, sementara Saham semikonduktor juga naik, dengan VanEck Semiconductor ETF melompat 2,2%.

Masa pengumuman laporan pendapatan kuartal keempat terus berlanjut, dengan PepsiCo turun 3,6% akibat kinerja yang di bawah ekspektasi.

Meskipun terjadi penurunan ini, rilis laporan keuangan sejauh ini lebih kuat dari yang diharapkan. Sebanyak 332 perusahaan S&P telah melaporkan hasilnya, dengan sekitar 81% di antaranya melaporkan laba di atas ekspektasi analis.

Kinerja positif ini lebih baik dibandingkan dengan kinerja di atas ekspektasi sebanyak 67% secara kuartalan sejak 1994, berdasarkan data dari LSEG. - PT Kontakperkasa Futures

Sumber : cnbcindonesia.com

Monday, February 5, 2024

Bos Freeport Blak-blakan Progres Pembangunan Pabrik Raksasa di Gresik

 


PT Kontakperkasa Futures - PT Freeport Indonesia (PTFI) membeberkan progres pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) tembaga terbarunya yang dibangun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) Gresik, Jawa Timur, per Desember 2023 lalu sudah mencapai 90,6%.
Presiden Direktur PTFI Tony Wenas mengungkapkan hingga Desember 2023 perusahaan berhasil melampaui target yang telah ditetapkan sebelumnya, yakni sebesar 90%.

"Sampai akhir tahun Desember 2023 Puji Tuhan, Alhamdulillah kita mencapai sesuai dengan target dalam S-Curve dengan pemerintah yaitu 90,6%, targetnya itu 90%, kita mencapai 90,6%, jadi melebihi dari targetnya," ungkapnya kepada CNBC Indonesia dalam program Mining Outlook 2024, dikutip Senin (5/2/2024).

Selanjutnya, menurutnya perusahaan menargetkan konstruksi proyek smelter yang digadang sebagai smelter single line terbesar di dunia itu bisa rampung 100% pada Mei 2024 mendatang.

"Pada bulan Mei tahun ini rencananya bisa mencapai 100% completion. Four months to go, jadi kita sedang berusaha sekeras mungkin untuk bisa mencapai 100%," tambahnya.

Kemudian, dibutuhkan waktu 6-10 minggu untuk smelter tembaga tersebut bisa mulai beroperasi. Pasalnya, ini dilakukan untuk menguji agar semua mesin dan peralatannya berfungsi dengan baik.

"Mulai melakukan start up engine on, ignition on, saat itu kira-kira perlu waktu antara 6-10 minggu memastikan seluruh smelter furnished-nya, semua oxygen plant-nya berfungsi dengan baik," imbuhnya.

Pada Agustus 2024, konsentrat tembaga baru mulai diproses di smelter tersebut.

"Kemudian, bagian elektronnya bisa berfungsi dengan baik baru mulai kita masukkan konsentrat tembaganya dan baru mulai produksinya tembaga di bulan Agustus 2024," sebutnya.

Dengan begitu, Tony mengungkapkan perusahaan menargetkan produksi dengan kapasitas penuh bisa berjalan pada bulan Desember 2024.

"Tapi full capacity production-nya baru akan di Desember 2024. Kan begitu mulai produksi katoda tembaga itu harus ramp up, nggak bisa langsung full production," tandasnya.

Smelter yang disebut sebagai smelter single line atau satu jalur terbesar di dunia ini mampu mengolah konsentrat tembaga sebanyak 1,7 juta ton per tahun untuk menghasilkan 600 ribu ton katoda tembaga per tahun.

Selain itu, smelter juga bisa memproduksi emas hingga 50 ton per tahun dan 150-200 ton perak per tahun.

Smelter ini nantinya akan menghasilkan produk sampingan yang terkandung dalam lumpur anoda yakni emas dan perak murni sebanyak 6 ribu ton per tahun.

Produk sampingan lainnya yaitu asam sulfat sebanyak 1,5 juta ton per tahun, terak tembaga sebanyak 1,3 juta ton per tahun, dan gipsum sebanyak 150 ribu ton per tahun.

Serapan tenaga kerja di smelter anyar tersebut sebanyak 150 ribu pekerja, yang mana sebanyak 98% merupakan tenaga kerja Indonesia, di antaranya pekerja lokal sebesar 50%. - PT Kontakperkasa Futures

Sumber : cnbcindonesia.com

Thursday, February 1, 2024

Harga Emas Naik bahkan ketika Fed Pupus Harapan Pangkas Rate Lebih Awal

 


Kontakperkasa Futures - Harga emas naik pada hari Kamis (01/02) dan tidak terpengaruh oleh langkah Federal Reserve yang menyatakan kemungkinan akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi lebih lama, sementara pembelian safe haven di tengah konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah juga membantu logam mulia.

Komentar the Fed mendorong reversal tajam di pasar yang didorong oleh aset risiko, terutama saham, pada hari Rabu. Hal ini pada akhirnya memicu peningkatan permintaan safe haven untuk emas. Logam mulia ini juga dibantu oleh meningkatnya permintaan akibat konflik antara pasukan pimpinan AS dan Kelompok Houthi yang berbasis di Yaman memburuk.

Emas spot naik 0,3% ke $2.045,21/oz, sedangkan emas berjangka yang akan berakhir Maret turun 0,2% di $2.062,40/oz pukul 11.22 WIB. Perbedaan ini menyoroti permintaan jangka pendek untuk emas fisik.

Kenaikan lebih lanjut logam kuning dihambat oleh rebound kuat dolar, yang diperdagangkan mendekati level tertinggi tujuh minggu.

Powell tepis pemangkasan suku bunga Maret; Pasar melihat terjadi pada bulan Mei
Ketua Fed Jerome Powell mengatakan masih terlalu dini bagi bank sentral untuk mempertimbangkan pemangkasan suku bunga, terutama secepatnya pada bulan Maret, mengingat inflasi masih berjalan lengket.

Namun, retorika hawkish ini agak dimentahkan oleh Powell yang masih membiarkan peluang untuk penurunan suku bunga tahun ini. Powell juga mencatat ketahanan yang berkelanjutan dalam ekonomi AS, dan ia memperkirakan inflasi akan turun lebih lanjut dalam beberapa bulan mendatang.

Statemen Powell ini memicu peningkatan spekulasi bahwa the Fed akan mulai memangkas suku bunga pada bulan Mei. CME Fedwatch tool menunjukkan traders memperkirakan peluang 63% untuk pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin dalam rapat Fed bulan Mei. Tool ini juga menyiratkan traders memperkirakan kemungkinan yang lebih besar bahwa suku bunga acuan AS akan berakhir pada tahun 2024 di kisaran 3,75% hingga 4,0%, turun dari level tertinggi saat ini di 5,25% hingga 5,5%.

Analis Goldman Sachs memperkirakan pemotongan suku bunga pada bulan Mei, dan mempertahankan pandangannya bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga sebanyak lima kali pada tahun 2024.

Prospek suku bunga pinjaman yang lebih rendah menjadi pertanda baik untuk emas, mengingat suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang untuk membeli emas.

Harga tembaga turun setelah naik ke level tertinggi 1 bulan, prospek China beragam
Di antara logam industri, harga tembaga turun pada hari Kamis tatkala traders mengunci keuntungan dari rally ke level tertinggi satu bulan di sesi sebelumnya.

Tembaga yang akan jatuh tempo Maret turun 0,6% menjadi $3,8705 per pon.

Rally logam merah baru-baru ini utamanya didorong oleh meningkatnya optimisme atas China, karena negara importir tembaga terbesar di dunia itu meluncurkan lebih banyak langkah stimulus untuk mendukung pemulihan ekonomi.

Namun, data untuk bulan Januari mengungkap pelemahan ekonomi yang berkelanjutan. Data resmi purchasing managers index yang dirilis pada hari Rabu menunjukkan sektor manufaktur masih mengalami kontraksi, sementara data survei swasta yang dirilis hari Kamis juga mengalami pertumbuhan yang stagnan di sektor ini.

Krisis yang semakin dalam di sektor properti China juga meredam sentimen, setelah developers yang dilanda masalah, China Evergrande Group (HK:3333) diperintahkan oleh pengadilan untuk dilikuidasi. - Kontakperkasa Futures

Sumber : investing.com

Tuesday, January 30, 2024

Harga Emas Naik Dipicu Lesunya Imbal Hasil Treasury AS

 


PT Kontakperkasa Futures - Harga emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange naik pada Senin (29/1/2024), karena imbal hasil obligasi pemerintah AS turun.
Dikutip Antara, Selasa (30/1/2024) kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman April naik 8,50 dolar AS atau 0,43 persen menjadi 2.044,60 dolar AS per ounce, sebagaimana dilansir dari Xinhua.

Meningkatnya ketegangan di Timur Tengah semakin mendongkrak daya tarik emas sebagai aset safe-haven.

Investor sedang menunggu isyarat mengenai arah suku bunga seiring pertemuan moneter Federal Reserve yang akan diadakan pekan ini, dan Ketua Fed Jerome Powell akan menyampaikan pidato saat pertemuan yang akan ditutup pada Rabu.

Sementara itu, laporan bulanan ketenagakerjaan AS akan dirilis pada Jumat.

 Untuk logam mulia lainnya, harga perak pengiriman Maret naik 37,90 sen, atau 1,66 persen menjadi 23,251 dolar per ounce.

Kemudian platina untuk pengiriman April naik 17,00 dolar AS atau 1,85 persen menjadi 938,30 dolar per ounce. - PT Kontakperkasa Futures

Sumber : okezone.com

Wednesday, January 24, 2024

Harga Emas Stabil di Tengah Ketidakpastian Pemangkasan Suku Bunga

 


PT Kontakperkasa Futures - Harga emas turun di perdagangan Asia pada hari Rabu (24/01), bergerak dalam range perdagangan yang terbentuk selama seminggu terakhir saat pasar semakin tidak pasti terhadap pemotongan suku bunga AS tahun ini.

Di antara logam industri, harga tembaga bergerak turun setelah meningkatnya optimisme atas China mendorong peningkatan besar awal pekan ini.

Emas tertekan dari awal yang lemah pada tahun 2024, setelah jatuh ke level terendah $2.000/oz awal bulan ini dengan traders mulai mengurangi ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga paling cepat pada Maret 2024.

Namun logam mulia ini rebound karena beberapa permintaan safe haven, utamanya karena kondisi geopolitik di Timur Tengah yang memburuk. Rebound ini juga membuat emas membentuk range perdagangan antara $2.000 hingga sekitar $2.050/oz selama seminggu terakhir.

Emas spot turun 0,3% ke $2.023,92/oz, dan emas berjangka yang akan berakhir Februari turun 0,1% menjadi $2.024,65/oz pukul 12.17 WIB.

Penguatan dolar - yang diperdagangkan mendekati level tertinggi enam minggu pada hari Rabu - juga menghambat harga emas.

Data ekonomi AS dan rapat Fed ditunggu
Pasar logam kini mencari lebih banyak isyarat tentang kapan Fed berpotensi mulai memangkas suku bunga tahun ini.

Data produk domestik bruto kuartal keempat yang akan hadir pada hari Kamis diperkirakan akan mencatat penurunan dalam pertumbuhan ekonomi AS, sementara data Indeks harga PCE - pengukur inflasi pilihan Fed - akan terbit hari Jumat dan diperkirakan akan menegaskan kembali bahwa inflasi tetap tinggi pada bulan Desember.

Data ini dirilis hanya beberapa hari sebelum rapat pertama The Fed untuk tahun 2024, di mana bank sentral diperkirakan akan mempertahankan suku bunga. Namun, isyarat mengenai rencana penurunan suku bunga akan menjadi fokus utama.

Meskipun harga emas akhirnya akan mendapat keuntungan dari suku bunga yang lebih rendah tahun ini, harga emas kemungkinan akan mengalami penurunan dalam waktu dekat, terutama jika the Fed mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama.

Suku bunga yang tinggi mendorong naiknya biaya peluang investasi emas, yang mengurangi daya tarik logam mulia ini. Tetapi emas masih berhasil meraih keuntungan sekitar 10% pada tahun 2023, setelah diuntungkan dari permintaan safe haven pasca pecahnya perang Israel-Hamas.

Eskalasi yang terus berlanjut dalam konflik - yang tampaknya telah meluas ke Laut Merah, antara pasukan yang dipimpin AS dan kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran, masih mendorong permintaan untuk aset safe haven tradisional.

Harga tembaga turun setelah menguat yang didorong oleh China
Tembaga yang akan berakhir Maret turun 0,2% menjadi $3,7983 per pon, tetapi diperdagangkan naik 0,3% minggu ini.

Laporan langkah-langkah stimulus yang lebih terencana di China membantu harga tembaga rebound tajam dari level terendah dua bulan pada minggu ini, di tengah meningkatnya harapan untuk pemulihan ekonomi di negara importir tembaga terbesar di dunia tersebut.

Namun, tembaga juga menjalani awal yang lemah pada tahun 2024, karena sejumlah data ekonomi untuk bulan Desember menunjukkan sedikit perbaikan dalam pertumbuhan ekonomi China. Kekhawatiran melambatnya permintaan China menjadi pemberat utama harga tembaga selama dua tahun terakhir. - PT Kontakperkasa Futures

Sumber : investing.com

KONTAK PERKASA FUTURES | Emas Vs. Instrumen Investasi Lain: Mana yang Lebih Menguntungkan Hari Ini?

  KONTAK PERKASA FUTURES - Debat mengenai mana yang lebih menguntungkan antara emas dan instrumen investasi lain selalu menjadi perbincanga...